Ketika Motor Tidak Lagi Mengikuti Pakem
Honda NM4 Vultus hadir dengan pendekatan yang berbeda. Motor ini seperti menolak mengikuti aturan desain yang sudah ada.
Saat motor lain berlomba tampil sporty atau klasik, NM4 justru tampil seperti kendaraan masa depan.
Desainnya panjang, rendah, dan terlihat seperti konsep yang langsung dibawa ke jalan raya.
Hal ini membuat motor ini terasa seperti eksperimen besar dari Honda.
Mesin Besar yang Tidak Galak
Meski terlihat agresif, mesin NM4 Vultus justru terasa kalem. Kapasitasnya 745 cc dengan tenaga sekitar 54 hp.
Tenaga tersebut cukup untuk penggunaan sehari-hari maupun perjalanan jauh.
Namun, motor ini tidak dibuat untuk balap atau kecepatan tinggi.
Karakter mesinnya lebih ke arah halus dan stabil.
Pengalaman Berkendara yang Berbeda
Mengendarai NM4 Vultus terasa berbeda sejak awal. Posisi duduknya membuat pengendara seperti “masuk” ke dalam motor.
Stang dan posisi kaki membuat pengalaman berkendara terasa santai.
Ini berbeda dengan motor sport yang cenderung agresif.
Motor ini lebih cocok untuk perjalanan santai dibandingkan berkendara cepat.
Transmisi Otomatis yang Praktis
Salah satu fitur menarik dari NM4 adalah transmisi DCT.
Pengendara tidak perlu memindahkan gigi secara manual.
Semua dilakukan secara otomatis, tapi tetap mempertahankan rasa motor besar.
Ini membuat motor lebih mudah digunakan, terutama bagi yang tidak terbiasa dengan motor manual.
Dimensi Besar dan Pengaruhnya
Dengan panjang lebih dari 2,3 meter, motor ini memang besar.
Ukuran ini membuatnya stabil saat melaju.
Namun di jalan sempit, motor ini terasa kurang praktis.
Pengendara perlu lebih berhati-hati saat bermanuver.
Efisiensi yang Masih Terjaga
Meski kapasitas mesin besar, konsumsi bahan bakarnya masih tergolong efisien.
Di dalam kota, motor ini bisa mencapai sekitar 28 km/liter.
Untuk ukuran mesin 745 cc, angka ini cukup baik.
Hal ini menunjukkan bahwa motor ini tidak hanya fokus pada desain, tapi juga efisiensi.
Motor yang Lebih Cocok untuk Kolektor
Saat ini, NM4 Vultus sudah tidak diproduksi.
Karena itu, motor ini lebih sering ditemukan sebagai barang koleksi.
Banyak orang yang tertarik karena desainnya yang unik.
Bagi sebagian orang, motor ini bukan sekadar alat transportasi, tapi juga karya desain.
