Soleil Zephora lahir, Maia merasa sangat bersyukur
Maia Estianty menyampaikan kabar bahagia tentang lahirnya bayi pertama pasangan Al Ghazali dan Alyssa Daguise. Bayi tersebut bernama Soleil Zephora Ghazali.
Kelahiran berlangsung di JWCC Asih, Jakarta Selatan, pada 10 Mei 2026 pukul 08.16 WIB. Maia menulis bahwa mereka menunggu hampir seharian sebelum kabar itu benar-benar terjadi.
Saat menulis kabar tersebut, Maia terlihat berada dalam suasana lega yang mendalam.
Penantian panjangnya terbayar begitu baby Soso lahir
Maia menggambarkan bahwa rasa lelah yang mereka rasakan, termasuk dari Al dan Alyssa yang belum tidur, akhirnya hilang semua.
Ia menyebut, semua rasa capek itu berubah menjadi kebahagiaan yang hadir bersamaan dengan kelahiran.
Maia juga menyatakan rasa syukur karena menurutnya Allah maha baik. Ia menutup dengan rasa “alhamdulillah” sebagai penegasan atas nikmat yang mereka terima.
Maia memuji perjuangan Alyssa dalam persalinan normal
Maia memberikan apresiasi khusus untuk Alyssa. Ia menganggap Alyssa berjuang keras untuk bisa menjalani kelahiran normal yang melelahkan.
Menurut Maia, proses itu tidak mudah, tapi Alyssa mampu melewatinya. Karena itu, Maia ingin menyampaikan rasa terima kasih secara langsung.
Kalimat “You are the best” yang Maia tulis untuk Alyssa terdengar seperti dukungan yang tulus, bukan sekadar basa-basi.
Alyssa menyebut Al Ghazali sebagai penopang terbesar
Alyssa juga membagikan pandangannya selama persalinan. Ia mengatakan, ia bisa melewati proses persalinan normal yang melelahkan karena dukungan sang suami, Al Ghazali.
Alyssa mengakui, Al punya cara membawakan suasana agar tidak makin membuatnya tertekan. Pembawaan Al yang tenang membuat situasi terasa lebih terarah.
Alyssa juga menyebut, perkataan positif dari Al membantu pikirannya lebih fokus, sehingga proses terasa lebih “ringan” untuk dijalani.
Maia menambahkan doa untuk masa depan Baby Soso
Setelah kabar lahir dan apresiasi disampaikan, Maia melengkapi dengan doa dan harapan. Ia berharap Baby Soso menjadi cahaya bagi kedua orangtuanya.
Maia juga memohon agar Baby Soso membawa kebahagiaan, keberuntungan, nasib baik, dan kemudahan hidup untuk keluarga.
Doa-doa itu menunjukkan bahwa Maia ingin kelahiran ini membawa berkah yang berlanjut, bukan berhenti di hari yang sama.
Perjuangan Alyssa layak dikenang, bukan hanya dirayakan hasilnya
Persalinan normal sering menuntut kekuatan mental dan fisik. Karena itulah, Maia menempatkan “berjuang” sebagai kata kunci.
Dengan cara itu, publik diingatkan bahwa kelahiran normal bukan sekadar proses medis, tapi juga perjalanan yang penuh usaha.
Ucapan Maia pada Alyssa terasa seperti penghormatan untuk kerja keras yang terjadi di balik momen bahagia.
Dukungan emosional membuat proses lebih terkendali
Kisah Alyssa tentang dukungan Al Ghazali menunjukkan bahwa emosinya tidak bekerja sendirian saat persalinan.
Al yang tenang dan kata-kata positif menjadi semacam rem penenang saat situasi menegangkan.
Ketika pikiran lebih stabil, biasanya proses berat bisa terasa lebih manageable. Itulah yang Alyssa coba jelaskan lewat ceritanya.
Syukur Maia jadi benang merah dari seluruh pesan
Seluruh rangkaian pesan Maia sebenarnya berporos pada rasa syukur. Ia mulai dari kabar lahir, lalu menggambarkan penantian, kemudian apresiasi pada Alyssa, sampai doa untuk Baby Soso.
Bagi Maia, perasaan lega dan bahagia harus disertai terima kasih dan harapan baik ke depan.
Itu membuat pesan Maia terdengar personal sekaligus hangat seperti kabar dari keluarga sendiri.
Penutup: Baby Soso datang, keluarga pun makin penuh harapan
Pada akhirnya, Soleil Zephora Ghazali lahir pada 10 Mei 2026 dan membuat Maia Estianty bersukacita. Ia menyebut rasa lelah hilang setelah kabar baik datang.
Maia mengapresiasi Alyssa yang berjuang keras menjalani persalinan normal, serta menyoroti dukungan Al Ghazali yang menenangkan selama proses.
Dan yang paling penting, Maia menutup semuanya dengan doa agar Baby Soso menjadi cahaya serta membawa kebaikan untuk keluarga.



















