Rizky Nazar terharu usai menyaksikan momen Al Ghazali
Rizky Nazar mengaku turut bahagia saat Al Ghazali dan Alyssa Daguise menyambut buah hati. Ia menyampaikan bahwa dirinya benar-benar terharu melihat proses dan kebahagiaan yang muncul.
Menurut Rizky, Al tampak begitu menikmati peran barunya. Itu terlihat dari cara Al merespons situasi dan menjalani babak baru sebagai ayah.
Rizky juga menjenguk Alyssa yang masih menjalani pemulihan di rumah sakit, sehingga ia bisa ikut merasakan atmosfer keluarga yang sedang melewati fase penting.
Rizky Nazar berharap dirinya juga segera punya momen serupa
Saat diwawancarai, Rizky Nazar mengatakan bahwa selain senang, ia juga ikut terbawa emosi. Ia lalu berharap agar momen membangun keluarga bisa segera terjadi dalam hidupnya.
Harapan itu muncul saat melihat Al dan merasakan bahwa menjadi orang tua adalah pengalaman yang sangat membahagiakan.
“Kita kan semoga inilah, cepat nyusul,” ujar Rizky Nazar di kawasan Panglima Polim, Jakarta Selatan, Selasa (12/5/2026).
Saat ditanya kapan nikah, Rizky memilih jawab dengan jujur
Pertanyaan publik kemudian menjadi lebih spesifik: kapan Rizky akan menikah. Namun Rizky masih belum bisa memberi kepastian.
Ia terlihat malu-malu dan memilih jawaban singkat. Rizky mengatakan ia tidak tahu kapan “nyusul.”
Respons tersebut menunjukkan bahwa ia tidak ingin menebak-nebak atau asal memberi tanggal.
Rizky tidak ingin rencana pribadinya jadi bahan spekulasi
Sikap Rizky bisa dimengerti karena banyak orang yang kemudian menghubungkan jawaban singkat dengan asumsi. Jika Rizky memberi angka tertentu, publik bisa mengaitkannya dan menunggu dalam waktu tertentu.
Rizky tampaknya ingin menghindari situasi seperti itu. Ia lebih memilih menjaga agar rencana pribadinya tidak mudah ditebak.
Dengan demikian, publik hanya mendapat perasaan dari Rizky, bukan janji jadwal.
Ada perbedaan antara doa dan kepastian waktu
Rizky Nazar menyebut “cepat nyusul” sebagai harapan. Tapi harapan tidak selalu berarti kepastian jadwal.
Jika seseorang mendoakan cepat, bukan berarti ia sedang bisa memastikan kapan. Dalam banyak kasus, kesiapan dan timing memang tidak selalu bisa dipaksa.
Rizky menegaskan perbedaan itu melalui jawaban “nggak tahu.”
Rizky tetap fokus menjadi sahabat yang mendukung
Di tengah pertanyaan soal dirinya sendiri, Rizky tetap terlihat sebagai sahabat yang memberikan dukungan. Ia datang, menjenguk, lalu mengucapkan rasa terharu atas kebahagiaan Al Ghazali.
Ia tidak mengalihkan konteks menjadi sensasi. Ia tetap menjaga agar percakapan berangkat dari peristiwa yang sedang terjadi pada sahabatnya.
Itu membuat Rizky terlihat dewasa dalam menyikapi momen.
Penutup: harapan Rizky terus berjalan, namun waktunya belum bisa ditentukan
Pada akhirnya, Rizky Nazar menyampaikan rasa bahagia dan terharu saat melihat Al Ghazali menjadi ayah. Ia bahkan menjenguk Alyssa yang sedang pemulihan.
Ia berharap momen tersebut juga menjadi bagian dari hidupnya. Tapi soal kapan, Rizky mengaku belum tahu.
Jadi, yang paling jelas adalah doa dan harapan. Sisanya, menunggu waktu yang paling pas untuk Rizky sendiri.



















