banner 728x250

Akun WhatsApp Bisa Dibajak Diam-Diam, Ini Modus GhostPairing yang Perlu Diwaspadai

Illustrasi Hacker
banner 120x600
banner 468x60

Memasuki awal tahun 2026, pengguna WhatsApp di Indonesia diimbau untuk lebih berhati-hati. Salah satu ancaman yang tengah berkembang adalah modus penipuan bernama GhostPairing. Modus ini berbahaya karena dapat membajak akun WhatsApp tanpa disadari pemiliknya. Banyak korban tetap memakai WhatsApp seperti biasa, padahal percakapan mereka sudah diakses pihak lain.

Kasus GhostPairing pertama kali diungkap oleh perusahaan keamanan siber Avast. Dari hasil temuan tersebut, diketahui bahwa pelaku tidak mencuri kata sandi atau kode OTP secara langsung. GhostPairing justru memanfaatkan fitur resmi WhatsApp bernama Linked Devices, yang memungkinkan satu akun digunakan di beberapa perangkat sekaligus.

banner 325x300

Fitur Linked Devices sebenarnya dibuat untuk memudahkan pengguna, misalnya saat ingin membuka WhatsApp di komputer atau laptop. Namun, dalam modus GhostPairing, fitur ini disalahgunakan. Korban dipancing agar tanpa sadar menautkan perangkat milik penipu ke akun WhatsApp mereka sendiri. Setelah perangkat penipu terhubung, akses ke akun terbuka lebar.

Awal penipuan biasanya terlihat sederhana dan tidak mencurigakan. Korban menerima pesan dari kontak yang sudah dikenal, seperti teman atau anggota keluarga. Pesannya singkat dan memancing rasa penasaran, misalnya mengaku menemukan foto korban atau menanyakan sesuatu yang terasa pribadi. Karena datang dari akun yang dikenal, korban jarang berpikir panjang.

Saat tautan dalam pesan diklik, korban diarahkan ke halaman palsu yang tampilannya menyerupai layanan populer seperti Facebook. Di halaman tersebut, korban diminta melakukan verifikasi sebelum dapat melihat konten yang dijanjikan. Proses ini tampak wajar bagi banyak orang. Padahal, di balik layar, proses tersebut merupakan bagian dari penautan perangkat WhatsApp milik pelaku.

Ketika korban memasukkan kode pemasangan yang diminta, tanpa sadar mereka telah memberikan akses ke akun WhatsApp mereka. Sejak itu, pelaku bisa membaca pesan masuk, melihat foto, mendengarkan pesan suara, hingga mengakses daftar kontak. Yang membuat modus ini berbahaya, korban tidak menerima peringatan mencolok dan tetap bisa menggunakan WhatsApp seperti biasa.

Media Inggris Mirror UK melaporkan bahwa banyak korban baru menyadari adanya kejanggalan setelah berbulan-bulan. Selama waktu tersebut, pelaku memiliki kesempatan untuk mempelajari isi percakapan korban. Informasi ini kemudian dimanfaatkan untuk penipuan lanjutan, seperti menyamar meminta uang kepada keluarga atau rekan kerja.

Dalam konteks Indonesia, risiko GhostPairing cukup besar. WhatsApp digunakan luas untuk komunikasi sehari-hari, termasuk urusan keluarga, pekerjaan, hingga bisnis kecil. Jika satu akun dibajak, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pemilik akun, tetapi juga orang-orang di sekitarnya.

Himbauan agar Tidak Jadi Korban GhostPairing

Mengawali tahun baru, masyarakat Indonesia disarankan lebih waspada terhadap keamanan akun digital. Ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan agar tidak menjadi korban GhostPairing maupun penipuan serupa.

Pertama, rutin periksa menu Settings lalu Linked Devices di WhatsApp. Pastikan hanya perangkat milik sendiri yang terhubung. Jika menemukan perangkat atau lokasi yang tidak dikenal, segera keluarkan akses tersebut.

Kedua, jangan sembarangan mengklik tautan yang dikirim melalui chat, meski berasal dari kontak yang dikenal. Jika pesan terasa janggal atau terlalu memancing rasa penasaran, sebaiknya konfirmasi langsung ke pengirim melalui cara lain.

Ketiga, waspadai situs web yang meminta pemindaian kode QR WhatsApp atau memasukkan kode pemasangan. WhatsApp tidak pernah meminta proses tersebut melalui pesan pribadi atau tautan.

Keempat, aktifkan fitur verifikasi dua langkah. Fitur ini memberikan perlindungan tambahan jika ada pihak yang mencoba mengakses akun tanpa izin.

Terakhir, bagikan informasi ini kepada keluarga dan grup terdekat. Edukasi sederhana bisa mencegah banyak korban baru, terutama di kalangan orang tua dan pengguna yang kurang akrab dengan teknologi.

Kasus GhostPairing menjadi pengingat bahwa penipuan digital terus berkembang. Mengawali tahun baru dengan lebih waspada adalah langkah penting agar akun WhatsApp tetap aman dan tidak disalahgunakan pihak yang tidak bertanggung jawab.

banner 325x300
gacorway
GACORWAY
gacorway
SITUS SLOT
SITUS SLOT GACORWAY
SITUS GACOR
MPO500 Daftar
gacorway
MPO500
ug300 UG300 royalmpo Royalmpohttps://avantguard.co.id/idn/about/ Royalmpo royalmpo royalmpo royalmpo royalmpo https://malangtoday.id/ https://guyonanbola.com/ renunganhariankatolik.web.id SLOT DANA ri188 MPO SLOT royalmpo royalmpo royalmpo royalmpo royalmpo jktwin kingslot slotking jkt88 royalmpo royalmpo mpo slot jkt88 dewaslot168 gacor4d https://holodeck.co.id/spesifikasi/ royalmpo/ pisang88/ langkahcurang/ mpohoki/ mpocuan/ royalmpo/ mporoyal/ mporoyal/ rajaslot138/ http://www.visoko-rtv.ba/kontakt/
bahisliongalabet