Berita  

Tembakan ASN RS Bhayangkara Tewaskan Lima Warga di Simalungun

Kejadian Tragis di Perumahan Rorinata

Pada malam hari Rabu, 24 Desember 2025, kawasan Perumahan Rorinata di Kelurahan Sondi Raya, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, menjadi lokasi insiden penembakan yang mengejutkan warga. Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) bernama Sabarman Saragih, yang bertugas di RS Bhayangkara Tebingtinggi, dilaporkan menembaki warga yang berusaha mencari solusi atas permasalahan yang terjadi di lingkungan mereka. Insiden ini mengakibatkan lima orang mengalami luka-luka.

Kasus ini segera menjadi perhatian nasional, terutama karena status pelaku sebagai ASN, yang seyogianya menjadi teladan bagi masyarakat. Kelima korban yang terluka adalah Deardo Putra Mandasari (32), Risjon Pardamoan (22), Jhon Sendi Sahputra (26), Sampi Tua Sihotang (40), dan Jan Rafael (22). Ketika berita tentang insiden ini menyebar, ketegangan mulai terasa di lingkungan tersebut.

Kronologi Peristiwa yang Memanas

Menurut keterangan dari Kepala Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, insiden bermula dari kesalahpahaman mengenai kerusakan lampu hias yang dipasang untuk perayaan Natal di lingkungan perumahan. “Kami telah menerima laporan bahwa warga sudah berusaha memberikan teguran terkait kerusakan lampu tersebut, namun situasinya kembali memanas ketika masalah itu tidak terselesaikan dengan baik,” jelas Verry.

Kira-kira pukul 22.00 WIB, seorang warga bernama Sampi Tua didatangi oleh anak pelaku dan diminta untuk keluar dari area perumahan. Di lokasi yang minim penerangan, Sampi kemudian melihat Sabarman turun dari mobilnya sambil membawa senjata. “Keadaan saat itu sangat tegang, dan ketegangan sudah meningkat sejak sore hari,” tambah Verry.

Ketegangan yang Meningkat

Saat Sampi berupaya mengamankan situasi dan meminta klarifikasi dari pelaku, dia tiba-tiba disemprot dengan cairan cabai. “Saya terkejut. Tidak ada tanda-tanda bahwa situasi ini akan memburuk dengan cepat,” ungkap Sampi. Tindakan itu memicu kemarahan warga lainnya, yang kemudian mulai berkerumun untuk mencari kejelasan.

“Warga yang berkumpul berharap bisa menyelesaikan masalah ini dengan cara damai. Namun, Sabarman ternyata merespons dengan kekerasan,” kata salah satu saksi yang melihat kejadian itu. Kemarahan warga semakin meningkat ketika Sabarman tiba-tiba melepaskan tembakan ke arah kerumunan.

Penembakan di Tengah Kerumunan

Insiden penembakan yang dilakukan Sabarman menimbulkan kepanikan di kalangan warga. Beberapa orang berlari untuk mencari tempat berlindung, sementara yang lain berusaha menolong korban yang sudah terjatuh akibat luka tembak. “Kami tidak pernah menduga bahwa perbincangan santai bisa berujung pada penembakan,” ungkap seorang warga.

Tembakan tersebut mengenai empat orang, menyebabkan mereka mengalami luka yang serius. “Ketika kami mendengar suara tembakan, semua orang menjadi panik. Kami berlari secepat mungkin menjauh dari lokasi,” kata seorang remaja yang tidak terluka tetapi melihat semua kejadian itu.

Penanganan Korban yang Segera Dilakukan

Setelah penembakan tersebut, kelima korban segera dilarikan ke rumah sakit terdekat. Berita tentang insiden ini cepat tersebar, dan banyak warga yang mengkhawatirkan keadaan para korban. “Kami bekerja keras untuk memberikan perawatan terbaik bagi mereka. Beberapa korban mengalami luka yang serius,” jelas salah satu dokter di rumah sakit.

Sementara itu, Sampi Tua mengalami luka di bagian mata akibat semprotan cairan cabai. “Tentu kami akan memberikan perlakuan intensif pada semua korban. Kami berdoa agar mereka segera pulih,” tambahnya.

Senjata Tak Berizin yang Digunakan

Dalam perkembangan terbaru dari penyelidikan, petugas kepolisian menemukan bahwa Sabarman menggunakan senjata jenis airsoft gun dan senapan angin yang tidak memiliki izin resmi. “Kami telah menyita beberapa barang bukti sebagai bagian dari penyidikan,” tambah Verry.

Tindakan pelaku yang menggunakan senjata tersebut menyoroti masalah kepemilikan senjata yang mengkhawatirkan di masyarakat. “ASN seharusnya menjadi panutan. Tidak seharusnya menggunakan senjata untuk menyelesaikan masalah,” kata seorang aktivis sosial.

Proses Hukum yang Menanti Pelaku

Sabarman Saragih kini dihadapkan pada proses hukum serius. Dia dijerat dengan UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tanpa izin dan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan. “Kasus ini akan ditangani dengan sepenuh hati. Kami ingin memastikan bahwa keadilan ditegakkan,” tegas Verry.

Masyarakat mengharapkan agar pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal agar memberikan efek jera bagi yang lainnya. “Tindakan kekerasan terhadap warga tidak bisa ditolerir, apapun alasannya,” ujar seorang tokoh masyarakat.

Reaksi Emosional dari Masyarakat

Insiden ini mengundang reaksi keras dari masyarakat. Banyak yang merasa marah dan berat hati dengan tindakan pelaku. “Kami tidak bisa membayangkan bagaimana dia bisa melakukan hal seperti itu. Ini adalah pelanggaran berat,” ungkap seorang ibu yang hadir di lokasi kejadian.

Warga pun meminta batasan untuk tindakan yang diambil oleh ASN agar tidak merugikan masyarakat. “Kami hanya ingin hidup dalam damai, tanpa takut pada tindakan kekerasan dari siapapun, termasuk ASN,” tambahnya.

Peran Penting Dialog dalam Menyelesaikan Konflik

Pihak berwenang mengingatkan bahwa dialog adalah cara terbaik untuk menyelesaikan setiap masalah. “Kami ingin masyarakat lebih menjalin komunikasi yang baik. Jika ada masalah, selesaikanlah dengan baik-baik,” kata Verry.

Pentingnya menjaga komunikasi yang efektif dalam menyelesaikan konflik diharapkan dapat menghindarkan masyarakat dari tindakan kekerasan yang merugikan. “Kami ingin setiap warga merasa nyaman di lingkungannya,” tambahnya.

Mempersiapkan Langkah Preventif ke Depan

Dengan terjadinya insiden ini, pihak kepolisian menyatakan komitmennya untuk meningkatkan patroli dan pengawasan di wilayah tersebut. “Kami juga akan pendekatan preventif untuk mencegah terjadinya kejadian serupa dan menjaga keamanan masyarakat,” ungkap Verry.

Masyarakat juga diharapkan untuk berperan serta dalam menjaga situasi aman dan terkendali. “Kami perlu kerjasama antara polisi dan warga agar tercipta lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua,” katanya.

Pentingnya Edukasi Mengenai Senjata

Kejadian ini juga menunjukkan perlunya edukasi mengenai kepemilikan senjata di masyarakat. “Masyarakat perlu lebih sadar tentang regulasi yang ada terkait kepemilikan senjata. Ini semua demi keamanan bersama,” ucap seorang pengamat hukum.

Kami berharap dengan adanya dialog dan diskusi yang terbuka, masyarakat dapat memahami batasan-batasan yang ada dan menghormati keamanan satu sama lain. Ini bukanlah hanya masalah hukum, tetapi juga kesadaran sosial.

Harapan untuk Masa Depan yang Lebih Baik

Melihat semua kejadian ini, diharapkan semua pihak dapat belajar untuk lebih menghargai dan menjaga keselamatan masing-masing. Kejadian penembakan ini mestinya menjadi pelajaran bagi setiap individu agar selalu memilih jalan damai dalam menyelesaikan permasalahan.

Semoga dengan penegakan hukum yang tegas dan kesadaran masyarakat, insiden serupa dapat dihindari di masa mendatang. Kita semua memiliki tanggung jawab bersama untuk menciptakan lingkungan yang aman dan berkeadilan.

gacorway GACORWAY gacorway SITUS SLOT SITUS SLOT GACORWAY SITUS GACOR MPO500 Daftar gacorway MPO500 ug300 UG300 royalmpo Royalmpohttps://avantguard.co.id/idn/about/ Royalmpo royalmpo royalmpo royalmpo royalmpo https://malangtoday.id/ https://guyonanbola.com/ renunganhariankatolik.web.id SLOT DANA ri188 MPO SLOT royalmpo royalmpo royalmpo royalmpo royalmpo jktwin kingslot slotking jkt88 royalmpo royalmpo mpo slot jkt88 dewaslot168 gacor4d https://holodeck.co.id/spesifikasi/ royalmpo/ pisang88/ langkahcurang/ mpohoki/ mpocuan/ royalmpo/ mporoyal/ mporoyal/ rajaslot138/ http://www.visoko-rtv.ba/kontakt/ royalmpo/
Exit mobile version
bahisliongalabet